Tampilkan postingan dengan label Tips Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Android. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Desember 2014

Cara Menghemat Baterai Smartphone Android Yang Mudah

Selama liburan, tentu saja smartphone adalah salah satu gadget yang tidak boleh lepas dari genggaman. Sayangnya, banyak pengguna yang lalai dalam merawat baterai smartphone mereka selama liburan. Padahal, baterai adalah bagian penting dari smartphone yang apabila rusak dapat mengganggu masa-masa liburan Anda, terlebih bila itu baterai smartphone baru. Anda tentu tidak ingin mengeluarkan dana lebih saat liburan untuk membeli baterai baru bukan.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama liburan, ada beberapa tips merawat baterai yang bisa Anda aplikasikan pada smartphone baru kesayangan. Berikut ulasannya.



1. Hindari panas

Baterai jenis lithium-ion adalah baterai yang banyak dipakai oleh smartphone saat ini. Bukannya tanpa cela, baterai lithium-ion ion mempunyai musuh besar yang kerap Anda temukan selama perjalanan liburan, yaitu panas. Harga HP Ya, panas berlebih seperti di dashboard mobil dapat membuat baterai baru Anda rusak sebelum waktunya, bahkan meledak. Anda juga akan mendapati smartphone akan lebih cepat habis dayanya saat dipakai dalam kondisi panas menyengat.

Sebaiknya jaga smartphone Anda agar tidak melampaui suhu 40 derajat Celcius karena baterai tersebut bisa kehilangan 35 persen kapasitas maksimalnya. Oleh karena itu, sebaiknya jangan gunakan smartphone terlalu lama saat di dalam kendaraan dengan kondisi macet dan panas.

2. Rajin di-charge

Tips ini mungkin sulit untuk dilakukan saat dalam perjalanan. Namun, akan sangat penting bila Anda selalu mengisi daya saat ada kesempatan. Atau Anda juga bisa menggunakan powerbank untuk menjaga dayanya agar selalu di atas 50 persen. Baterai lithium-ion ion memang didesain untuk mengeluarkan kemampuan maksimalnya saat berada di kapasitas 50 persen ke atas. tema Android Tetapi perlu diperhatikan bila Anda tidak boleh terus menchargenya saat indikator baterai sudah menunjukkan angka 100 persen.

Sebab, bukannya membuat smartphone awet, langkah tersebut justru bisa membuat baterai smartphone meledak. Selain itu, membiarkan baterai terus menancap di colokan saat sudah penuh bisa mengurangi umur dari baterai itu sendiri. Salah satu cara yang paling disarankan adalah mencharge baterai saat mencapai 40 persen hingga 80 persen bila waktu tidak mencukupi. Nah, tips ini bisa membantu baterai tetap sehat selama perjalanan liburan Anda.

3. Jangan biarkan baterai habis diperjalanan

Selain mengganggu komunikasi, membiarkan baterai habis dalam perjalanan ternyata juga bisa membuatnya tidak stabil. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap menjaga dayanya di atas 40 persen. Saat baterai lithium-ion mati saat dayanya mencapai 0 persen, maka baterai itu akan menjadi tidak stabil dan akan sangat berbahaya untuk di-charge. Nah, kombinasi panas setelah penggunaan dan lingkungan selama perjalanan, serta charging saat kapasitasnya mencapai 0 persen dapat membuatnya meledak.

4. Hindari pemakaian terlalu lama

Saat kita berada dalam kendaraan, baterai smartphone sebenarnya akan lebih mudah terkuras dayanya. Hal ini disebabkan oleh proses adaptasi terhadap jaringan seluler yang terus berubah-ubah. Alhasil, menggunakan smartphone untuk game yang terkoneksi dengan internet tidak dianjurkan. Sebab, kegiatan itu bisa menguras baterai dengan sangat cepat. Pengguna juga sering keasyikan dan terus bermain dan menggunakan aplikasi Android sampai dayanya benar-benar habis. Celakanya, tidak sedikit yang terus memainkannya meski si smartphone tengah di-charge dalam mobil. Pemakaian yang berlebihan seperti ini juga dapat membuat baterai baru Anda cepat rusak dan tidak mustahil membuat hardware lain di smartphone mengalami masalah-masalah seperti overheat.

5. Matikan Wi-Fi dan GPS bila tidak diperlukan

Saat dalam perjalanan, akan sangat membantu bila kita senantiasa mengaktifkan GPS agar smartphone bisa terus melacak lokasi kita. Namun, GPS yang terus aktif dalam beberapa kasus juga berkontribusi terhadap keausan baterai. Apalagi, bila pengguna juga terus mengaktifkan Wi-Fi dengan maksud mencari hotspot yang bisa digunakan. Dua fitur tersebut memang cukup membantu, namun sebaiknya Anda mengaktifkannya bila benar-benar dibutuhkan. Sebab, GPS dan Wi-Fi juga bisa membuat smartphone kelebihan beban dan kepanasan.

Itulah tadi beberapa tips mudah untuk menghemat baterai smartphone anda di waktu liburan tahun ini yang bisa kami hadirkan untuk sobat-sobat sekalian, semoga dapat berguna dan bermanfaat tentunya. Sekian dari kami terima kasih. Sumber: Situshandphone.com

Minggu, 21 Desember 2014

5 LangkaH Mengatasi USB Charger Bermasalah Pada Smartphone



Baik smartphone baru atau lama, seringkali pengguna mengalami keluhan yang sama, yakni smartphone tidak bisa diisi ulang dayanya alias di-charge. Saat sebuah smartphone 'mogok' di-charge, tentunya ada banyak sekali kemungkinan masalah yang terjadi, misalnya masalah charger, software, hingga baterai. Tips Android Lemot Ketika salah satu dari ketiga hal itu bermasalah, ada kemungkinan smartphone Android Anda akan menghabiskan waktu lama untuk proses 'charging' atau bahkan tidak bisa diisi ulang baterainya sama sekali.

Nah, saat masalah itu menimpa smartphone Android Anda, ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

1. Matikan Smartphone
Cara ampuh untuk membuat smartphone Anda kembali bisa di-charge (sekaligus paling mudah) adalah mematikannya. Seringkali pengguna tidak sadar bila smartphone Android-nya terus menyala dan tidak pernah dimatikan sama sekali. Hal ini ternyata juga berpengaruh pada baterai.Apalagi jika Anda sering melakukan charging saat dengan menggunakan smartphone untuk kegiatan yang menguras daya seperti Wi-Fian atau video call via Skype. Oleh sebab itu, secara berkala sebaiknya Anda mematikan smartphone agar sistem isis ulang dayanya kembali seperti semula.

2. Lakukan Update Software
Jika mematikan smartphone tidak menyelesaikan masalah Anda, terdapat kemungkinan si smartphone membutuhkan update ke Android versi terbaru. Banyak smartphone Android yang mempunyai masalah saat di-charge akan sembuh saat diupdate OS Android-nya. Misalnya, saat ini Anda memakai Android Jelly Bean, maka Anda bisa mencoba Android KitKat untuk membuatnya bisa di-charge lagi. Android Lemot Namun, ada kalanya saat Anda tanpa sengaja melakukan update yang terjadi justru sebaliknya, smartphone yang awalnya tidak bermasalah malah tidak bisa di-charge. Apabila hal itu yang terjadi, sebaiknya Anda mengembalikan software OS Android ke versi awal atau bawaan pabrik. Hal ini kerap disebut dengan rollback.

3. Ganti Baterai
Bila Anda mempunyai sebuah smartphone Android yang berumur di atas dua tahun, maka adalah hal yang wajar bila ia sudah mengalami masalah saat di-charge. Ini dikarenakan kebanyakan baterai hanya disetting untuk penggunaan maksimal selama dua tahun. Setelah baterai diganti, jangan lupa melihat konduktor smartphone Anda apakah mulai mengalami korosi atau berkarat. Jika terlihat memutih atau bahkan menghijau, sebaiknya segera bersihkan karena itu adalah tanda si konduktor tersebut terkena zat kimia yang bocor dari baterai lama Anda. Penggantian baterai juga berlaku bila tidak hanya saat smartphone sulit di-charge, tetapi juga bila si baterai sendiri sudah rusak secara fisik atau  menggelembung.

4. Perbaiki Port USB Smartphone
Salah satu cara paling ampuh untuk memperbaiki smartphone yang sulit atau bahkan tidak bisa di-charge adalah sedikit mereparasi port USB-nya. Namun jangan khawatir, karena Anda bisa melakukannya sendiri. Permasalahan memang biasanya terjadi akibat kabel USB charger tidak terpasang dengan benar di port USB smartphone. Cara Android Tidak Lemot Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, terlebih dulu matikan smartphone dan cari alat dengan ujung pipih seperti tusuk gigi. Dengan menggunakan tusuk gigi, coba angkat sedikit plat kecil yang ada di bagian tengah lubang USB smartphone Anda. Lakukan dengan perlahan dan sedikit demi sedikit. Usahakan agar ujungnya menjadi sejajar dan tidak bengkok. Cara ini terbukti paling sering membuat smartphone yang tidak bisa di-charge kembali berfungsi seperti semula, tanpa perlu melakukan cara-cara di atas. Jangan lupa bersihkan lubang USB smartphone setelah melakukan perbaikan 'mandiri' tersebut.

5. Cek USB Charger
Saat Anda tidak menemukan ada yang salah di smartphone atau baterai, kemungkinan besar masalah terletak pada charger yang Anda gunakan. Langkah pertama yang Anda harus coba adalah mengganti kabel USB dari charger, usahakan cari kabel dari charger satu merek. Tetapi bila itu belum bisa membuat smartphone mengisi daya seperti semula, bersihkan debu dan kotoran yang menempel di port USB charge dan kabel USB-nya. Langkah ini selain ampuh untuk membuat smartphone bisa di-charge kembali juga dapat menghindarkan charge dari overheating yang dapat membuat smartphone meledak.

Itulah tadi sobat 5 cara ampuh yang bisa kami berikan pada anda, baca juga cara agar hp android tidak lemot semoga bermanfaat dan selamat mencoba terima kasih.